Rabu, 04 Januari 2012

Dicintai dan mencintai



Hai semua.. saya pernah membaca sebuah buku yang mengatakan bahwa “Bila cinta meluluhlantakkan hatimu, ikutilah dia, dekaplah. Meski jalannya senantiasa terjal dan berliku. Jika kegelapan menyembunyikan pepohonan dan bunga-bunga dari penglihatan kita, ia tidak akan menyembunyikan cinta dari dalam hati kita. Cinta adalah keelokan yang mengubah bumi menjadi surge dan mengubah kehidupan ini menjadi mimpi indah. Penting bagimu untuk memiliki perasaan cinta dalam hatimu, dalam bentuk dan wujud apapun. Penting pula bagimu untuk dicintai. Lebih mudah mencintai daripada dicintai. Jika kau mencintai, kau pasti akan mencapai sang kekasih suatu hari nanti. Aku pernah berpikir bahwa mencintai dan yang dicintai itu berbeda. Kini aku tahu bahwa keduanya sama." (Kutipan Kahlil Gibran dalam bukunya ’Semua Ingin Jatuh Cinta)

Tulisan Kahlil Gibran mengingatkan saya kepada seseorang dimana saya pernah mencintainya sedemikian dalam dengan berjuta kenangan manis dan pahit yang pada akhirnya perpisahan juga yang terjadi. Yang tidak sepenuhnya benar bahwa dengan mencintai kita bisa mencapai sang kekasih....


Mencintai adalah bentuk cinta dan pengorbanan penuh yang terkadang yang dicintai tidak menyadari bahwa dirinya dicintai sedemikian besar hingga memerlukan pengorbanan besar hingga terkadang yang mencintai lupa bahwa dirinya pun perlu dicintai..


Manusia pun terkadang terlambat menyadari bahwa dirinya perlu membalas cinta dan pengorbanan orang yang mencintainya hingga dia sadar sudah kehilangan orang yang mencintai selamanya.


Sejatinya di dalam hidup semua orang perlu mencintai dan dicintai, keduanya sama-sama memiliki posisi yang penting. Baik dicintai dan mencintai, idealnya dicintai terlebih dahulu dan kemudian mencintai satu sama lain.


Sama halnya seorang Ibu, dia selalu mencintai anaknya sepanjang waktu dan tidak pernah lekang oleh waktu sampai ajal menjemputnya...tak sebersitpun dipikiran Ibu untuk mengharapkan balasan dari anak-anaknya...seperti lagu ”Kasih Ibu Kepada Beta, tak terhingga sepanjang masa, hanya memberi tak harap kembali bagai sang surya menyinari dunia....


Begitu pula saya...juga teman-teman lain, memilih dicintai atau mencintai hanyalah suatu pilihan, keduanya adalah sama, memilih dicintai kemudian membalas dengan mencintai atau mencintai dengan harapan dicintai...semuanya adalah pilihan, seperti hidup ini juga pilihan...jadi pilihlah yang terbaik untuk anda, sebelum memutuskan menjalaninya....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar Anda