Hai para pembaca, kali ini saya
ingin membahas mengenai wanita dan keluarga. Sebagimana kita tahu bahwa
keluarga adalah bagian terpenting dalam hidup semua orang dan wanita mempunyai
peran besar dalam keluarga. Keluarga itu sendiri merupakan lembaga paling UTAMA dan PERTAMA yang bertanggung
jawab dalam kesejahteraan sosial dan kelestarian biologis anak manusia. Dalam keluarga, anak dilahirkan dan
dididik sampai menjadi dewasa. Keluarga juga merupakan tempat persemaian bagi pembentukan
kepribadian manusia. Pada lima tahun pertama anak hidup dalam keluarga, selanjutnya sekolah dan kemudian
masyarakat. Transmisi kultural
berlangsung sepanjang sejarah kehidupan manusia sebagai suatu proses yang
berkesinambungan (turun-temurun). Transmisi ini dilakukan dalam keluarga.
Pada umumnya, fungsi wanita dalam
keluarga adalah:
ü Sebagai istri dan teman hidup
ü Sebagai partner seksual
ü Sebagai pengatur rumah tangga
ü Sebagai ibu serta pendidik bagi
anak-anaknya
ü Sebagai makhluk sosial yang
berpartisipasi aktif dalam lingkungannya
ü Sebagai pencari nafkah tambahan.
Seorang wanita memiliki kaitan relasi “ibu-anak” sebagai
suatu kesatuan fisiologis-psikis-sosial. Dimulai sejak janin di dalam kandungan,
masa kehamilan, kelahiran, periode
menyusui dan membesarkan
anak. Intinya dedikasi
dan pengorbanan wanita dicurahkan untuk anaknya. Wanita juga mempunyai INSTINK dalam bentuk “melindungi” si anak.
Wanita juga memiliki
kecenderungan untuk mengalami gangguan psikologis, diantaranya
- GANGGUAN PENYESUAIAN
ü
Adalah
reaksi psikologis yang negatif yang berkaitan dengan adanya perubahan atau
stresor kehidupan.
ü
Jenis
yang biasa terjadi adalah gangguan penyesuaian dengan gejala cemas, gangguan penyesuaian dengan gejala depresi,
gangguan penyesuaian dengan
campuran cemas dan depresi serta gangguan penyesuaian dengan perubahan tingkah laku.
- GEJALA CEMAS
ü
Keringat
dingin,
ü
Bingung/mudah
marah,
ü
Sulit
konsentrasi,
ü
Berdebar,
ü
Sakit
perut,
ü
Sulit
tidur nyenyak,
ü
Sakit
kepala,
ü
Sesak
nafas.
- GEJALA DEPRESI
ü
Nafsu
makan menurun, atau sangat meningkat,
ü
Berat
badan turun, atau meningkat dengan cepat,
ü
Menarik
diri,
ü
Murung,
ü
Sangat
perasa,
ü
Menangis
tanpa sebab,
ü
Tidak
menikmati lagi kegiatan favorit/hobbynya,
ü
Merasa
jelek, bodoh, tak berguna,
ü
Ingin
mati atau bunuh diri.
- GEJALA PERUBAHAN TINGKAH LAKU
ü
Agresif,
mudah tersinggung/marah,
ü
Melakukan
kegiatan yang membahayakan diri,
ü
Melanggar
aturan-aturan.
- CEMAS, DEPRESI, PSIKOTIK
Hal ini terjadi apabila perilaku, pikiran, dan persepsi
tidak sesuai lagi dengan kenyataan. Misalnya tidak berpakaian di depan orang banyak, bicara sendiri, tertawa tanpa sebab
yang jelas, ada WAHAM
yaitu keyakinan yang tak sesuai kenyataan dan ada HALUSINASI (dengar, visual, rabaan).
- PSIKOSIS KHAS WANITA
ü
Psikosis
Post Partum, terjadi setelah melahirkan dan sembuh setelah beberapa bulan.
ü
Depresi
Post Partum, lebih sering terjadi.
ü
Pada
wanita tua biasa terjadi gangguan Waham/Paranoid dan demensia (kehilangan “daya ingat”).
Sekian dan terima kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar Anda