Hai semua.. kali ini saya akan memberikan
penjelasan mengenai relaksasi Progresif. Menurut Thantawy (1997: 67) “relaksasi
adalah teknik mengatasi kekhawatiran/kecemasan atau stress melalui pengendoran
otot-otot dan syaraf, itu terjadi atau bersumber pada obyek-obyek tertentu”.
Relaksasi merupakan suatu kondisi istirahat pada aspek fisik dan mental
manusia, sementara aspek spirit tetap aktif bekerja. Dalam keadaan relaksasi,
seluruh tubuh dalam keadaan homeostatis atau seimbang, dalam keadaan tenang
tapi tidak tertidur, dan seluruh otot-otot dalam keadaan rileks dengan posisi
tubuh yang nyaman.
Menurut pendapat Cormier dan Cormier, 1985 (Abimanyu dan Manrihu, 1996: 320) Relaksasi dapat diartikan sebagai:
Menurut pendapat Cormier dan Cormier, 1985 (Abimanyu dan Manrihu, 1996: 320) Relaksasi dapat diartikan sebagai:
Usaha untuk
mengajari seseorang untuk relaks, dengan menjadikan orang itu sadar tentang
perasaan-perasaan tegang dan perasaan-perasaan relaks kelompok-kelompok otot
utama seperti tangan, muka, dan leher, dada, bahu, punggung, perut, dan kaki
Kami sarankan
anda berlatih relaksasi progresif setiap hari, bila mungkin 2 x 1 sehari.
Yakinkan utk menandai latihan anda pd tabel latihan di rumah, di akhir buku
ini. Kami biasanya menyarankan utk berlatih 2 x sehari selama 1 minggu.Bila
anda di bawah bimbingan Dokter atau ahli lainnya, ikuti petunjuknya. Bila anda
lebih dulu membaca buku, praktekkan relaksasi progresif sekali & lanjutkan
membacanya.
Sesudah beberapa session, anda akan
mampu mengendurkan otot yang tidak diperlukan, sambil mengencangkan otot yang
diperlukan untuk tugas tertentu.
Misalnya, Anda
tidak perlu mengencangkan rahang Anda & mengepalkan tangan, ketika sedang
menulis, yakinkan utk menggunakan relaksasi progresif kapanpun Anda pikir
memungkinkan, baik di rumah atau di kantor agar Anda dapat merasa rileks.
Bila Anda berangkat kerja, Anda
mungkin ingin menggunakan waktu berhenti di lampu merah untuk mengamati tubuh
anda. Apapun isyarat anda, tanyakan pd diri sendiri dengan pertanyaan yang
berbeda, “ Apakah dahi saya berkerut ?, Apakah rahang saya kaku?, kemudian
bernapaslah sebebas mungkin. Biarkan relaksasi mengganti ketegangan &
perasaan tenang menyelimuti anda. Cobalah menjadi kreatif dan temukan tempat
yang lebih banyak lagi yang dapat digunakan untuk berlatih.
PENJELASAN
TENTANG RELAKSASI PROGRESIF
Persiapan
:
Yakinkan anda
dalam kondisi nyaman, kendurkan baju, ikat pinggang, dan dasi. Lepas sepatu
Anda. Kaki dan lengan hendaknya agak terpisah.
Per-lahan2 buka
mulut & gerakkan rahang dg lembut dari sisi kanan kesisi kiri sekarang
tutup mulut, jaga gigi tetap terpisah. Tarik nafas dalam2.... dan hembuskan
perlahan-lahan.
Ketika Anda
sedang mengencangkan salah satu bagian tubuh, usahakan bagian lainnya tetap
kendur. Tahan bagian tubuh yg anda kencangkan selama beberapa detik lalu
kendurkan per-lahan2. Tarik nafas dalam2, tahan & ketika menghembuskan,
katakan secara perlahan, “rileks dan lepaskan”. Ini merupakan teknik yg dapat
anda gunakan untuk mendapatkan relaksasi dg cepat. Sekarang mulailah latihan
relaksasi anda.
Ketegangan
Seluruh Tubuh :
Pertama,
kencangkan setiap otot, rahang mata, dada, pinggang, perut, dan kaki. Rasakan
ketegangan pd tubuh anda.... tahan sebentar & katakan “rileks &
lepaskan” ketika tubuh anda mnghembuskan nafas.... biarkan seluruh tubuh anda
rileks . Rasakan pengenduran ini. Rasakan lepasnya ketegangan.
Secara perlahan
tutup mata & tarik nafas dalam-dalam.... rasakan ketegangan ketika menahan
nafas.... secara perlahan hembuskan dan berkata ”rileks dan lepaskan”. Rasakan
pengenduran yg dalam. Biarkan diri anda hanyut dg pengenduran ini.... begitu
anda melanjutkan, Anda akan beralih ke bagian tubuh yang lain. Rasakan
ketegangan & pengendurannya. Ini akan membantu Anda menjadi betul-betul
rileks.
Kepala dan
Wajah :
Jaga tubuh anda
tetap rileks, kerutkan dahi. Apakah anda merasakan ketegangan ? Dahi anda
sangat kencang. Tahan sebentar dan rasakan.... sekarang rileks dan kendurkan
perlahan. Rasakan, tarik nafas dalam-dalam, tahan sebentar. Ketika anda
menghembuskan nafas Anda katakan pelan-pelan “rileks dan lepaskan”.
Kedipkan mata seolah-olah
ada badai debu. Jaga tubuh lain tetap rileks. Tahan sebentar & rasakan
ketegangan di mata.... sekarang rileks & lepaskan. Tarik nafas dalam2,
tahan sebentar hembuskan per-lahan2 sambil berkata “rileks & lepaskan…”.
Tutup mata
anda. Tekan lidah pada langit-langit. Rasakan ketegangan pada mulut & dagu.
Tahan sebentar.. rileks & lepaskan. Ambil nafas dalam2. Tahan sebentar.
Skrg hembuskan per-lahan2 sambil berkata
“rileks dan lepaskan”. Ketika menghembuskan nafas, usahakan lidah anda rileks
dimulut & jaga bibir agar terpisah.
Jaga bagian
tubuh lain tetap rileks, tapi kencangkan rahang anda kuat-kuat, rasakan
ketegangannya. Tahan sebentar.... sekarang rileks & lepaskan & tarik
nafas dalam-dalam tahan sebentar. Hembuskan
pelan2 sambil berkata, “rileks dan lepaskan…”.
Pikirkan ujung
kepala, dahi, mata ,rahang & pipi anda. Yakinkan otot ini juga rileks.
Rasakan pengenduran, mengganti ketegangan. Rasakan wajah anda menjadi sangat
halus dan lembut, ketika ketegangan
menghilang.... mata anda rileks.... lidah anda rileks.... rahang anda
rileks.... semua otot anda sangat rileks.
Semua otot
wajah dan kepala semakin rileks.... kepala anda merasa seolah-olah dapat
berputar dari sisi-ke sisi, dan wajah anda terasa halus dan lembut. Biarkan
wajah anda tetap rileks, dan sekarang pindah ke bagian lain.
Bahu :
Sekarang angkat
bahu & coba menyentuh telinga dengan bahu. Rasakan ketegangan pada bahu dan
leher. Tahan sebentar.... sekarang rileks & lepaskan. Rasakan rileks pada
bahu anda. Tarik nafas dalam2. Tahan sebentar, katakan, “rileks & lepaskan”
ketika menghembuskan nafas pelan-pelan.
Perhatikan
bedanya, bagaimana ketegangan memberikan rasa rileks. Angkat bahu kanan dan usahakan menyentuh telinga. Rasakan
ketegangan pada bahu dan leher kanan anda. Tahan sebentar.... sekarang rileks
dan lepaskan. Tarik nafas dalam2 Tahan sebentar. Hembuskan perlahan-lahan
sambil berkata “rileks dan lepaskan….”.
Kemudian angkat
bahu kiri anda dan usahakan menyentuh telinga kiri anda. Rasakan ketegangan di
bahu kiri & leher kiri anda. Tahan sebentar.... sekarang, rileks &
lepasakan. Tarik nafas dalam2 tahan sebentar. Hembuskan perlahan2 sambil
berkata, “rileks dan lepaskan”. Rasakan pengenduran pada bahu. Ketika anda
lanjutkan , anda akan menjadi ringan dan rileks.
Lengan dan
tangan :
Rentangkan
lengan dan kepalkan tangan. Rasakan ketegangan pada tangan dan lengan bawah.
Tahan sebentar.... sekarang , rileks & lepaskan. Tarik nafas dalam2. Tahan
sebentar. Hembuskan perlahan-lahan dan katakan, “ rileks dan lepaskan…. “.
Tekan tangan
kanan pada sebuah bidang. Rasakan ketegangan di lengan dan bahu Anda. Tahan
sebentar....sekarang, rileks dan lepaskan. Tarik nafas dalam2. Tahan sebentar.
Hembuskan perlahan sambil berkata, “ rileks dan lepaskan….. “.
Tekuk lengan anda
ke arah bahu dan kencangkan seolah-olah Anda hendak memamerkan otot Anda.
Rasakan ketegangan .....sekarang, rileks dan lepaskan. Tarik nafas dalam-dalam.
Hembuskan perlahan2 sambil berkata, “ rileks & lepaskan ….“.
Dada dan Paru :
Pindahkan
relaksasi ke dada. Mulailah dengan mengambil nafas dalam2 sehingga memenuhi
paru-paru. Ketika menahan nafas, rasakan ketegangan. Rasakan pula ketegangan pd
rusuk..pelan2 katakan, “rileks dan lepaskan“. Ketika menghembuskan nafas,
rasakan relaksasi yang dalam begitu Anda melanjutkan pernafasan dengan mudah,
lapang, dan lembut (istirahat sebentar ).
Tarik nafas
dalam2 lagi. Tahan sebentar dan rasakan perbedaan antara penegangan dan
pengenduran. Ketika Anda melakukannya, kencangkan
otot dada. Tahan sebentar... sekarang per-lahan2 hembuskan sambil berkata,
“rileks dan lepaskan “. Rasakan ketegangan ketika menghembuskan nafas &
lanjutkan bernafas dengan lembut, alami dan teratur. Bernafaslah selancar
mungkin, Anda akan menjadi lebih rileks dalam setiap pernafasan.
Punggung :
Jaga wajah,
leher, lengan, dan dada serileks mungkin. Lengkungkan punggung Anda ke atas (
atau ke depan bila Anda sedang duduk ), lengkungkan seolah2 ada bantal di
tengah & bagian bawah punggung. Rasakan ketegangan pada kedua sisi punggung
Anda. Tahan sebentar... sekarang perlahan2 hembuskan sambil berkata, “ rileks
dan lepaskan…”. Biarkan rasa rileks menjalar ke bahu dan otot punggung Anda.
Rasakan
pengenduran yang perlahan-lahan berkembang dan menjalar ke semua otot. Biarkan
seluruh tubuh Anda rileks, wajah dan kepala rileks... leher rileks,... dada
rileks... punggung rileks... semuanya menjadi lebih rileks.
Perut :
Sekarang
mulailah relaksasi pada daerah perut. Kencangkan daerah ini. Tahan sebentar
...rileks & lepaskan. Rasakan relaksasi yang mengalir ke daerah perut.
Semua ketegangan diganti dengan daerah pengenduran. Tarik nafas dalam-dalam.
Tahan sebentar, perlahan-lahan hembuskan sambil berkata, “rileks dan lepaskan
“.
Sekarang,
lakukan penegangan yang berbeda di daerah perut. Tekan perut Anda keluar sejauh
mungkin. Tekan sebentar... sekarang rileks dan lepaskan. Tarik nafas dalam2,
tahan sebentar. Perlahan2 hembuskan sambil berkata, “rileks & lepaskan “.
Sekarang tarik
perut ke dalam dan sentuh tulang punggung Anda. Tahan sebentar ... sekarang
rileks dan lepaskan. Tarik nafas dalam-dalam. Tahan sebentar. Perlahan - lahan
hembuskan sambil berkata “rileks dan lepaskan “.
Anda menjadi
lebih rileks. Setiap kali menghembuskan nafas, rasakan relaksasi yg lembut pd
paru2 dan tubuh Anda. Bila Anda melanjutkan latihan ini, dada & perut Anda
akan lebih rileks. Cek otot wajah, leher, bahu, lengan, dada & perut Anda.
Yakinkan bila semuanya rileks. Bila belum rileks lakukan lagi. Anda segera
mampu mengatakan kapan seharusnya menegangkan bagian tubuh Anda. Anda akan
mempelajari bahwa Anda dapat selalu rileks & melepaskan ketegangan pd tubuh
Anda.
Pinggul dan
Kaki :
Sekarang,
mulailah relaksasi pada pinggul dan kaki Anda. Kencangkan pinggul Anda dengan
menekan tumit pada lantai. Kencangkan otot2 ini. Jaga bagian lain tetap rileks
& tekan tumit Anda ke bawah... sekarang, tahan sebentar...rileks dan
lepaskan. Rasakan kaki Anda mengambang. Tarik nafas dalam2. Tahan
sebentar. Per-lahan2 hembuskan sambil
berkata, “rileks dan lepaskan“. Rasakan
relaksasi yg mengalir. Perhatikan perbedaan antara ketegangan & relaksasi
yg mengalir. Perhatikan perbedaan antara ketegangan & relaksasi. Biarkan
relaksasi menjadi lebih dalam. Nikmati Relaksasi.
Kemudian,
kencangkan otot kaki bawah Anda. Rasakan ketegangan. Tahan sebentar...
sekarang, rileks & lepaskan. Tarik nafas dalam2, tahan sebentar. Per-lahan2
hembuskan sambil berkata, “ rileks dan lepaskan…… “.
Sekarang, tekuk
jari kaki Anda ke bawah dan usahakan menyentuh alas kaki. Tahan dan rasakan
ketegangan... rileks dan lepaskan. Gerakkan jari kaki Anda dengan lembut ketika
Anda melepaskan ketegangan. Tarik nafas dalam2. Tahan sebentar. hembuskan
perlahan-lahan sambil berkata, “rileks dan lepaskan…..”.
Sekarang tekuk
jari kaki ke belakang ke arah lutut. rasakan ketegangan. Tahan
sebentar...rileks & lepaskan. Rasakan ketegangan keluar. Tarik nafas
dalam2. Tahan sebentar. Hembuskan per-lahan2 sambil berkata, “rileks dan
lepaskan….“. Rasakan ketegangan meninggalkan tubuh dan relaksasi sedang
merembes masuk.
Tinjauan Tubuh
:
Anda telah
membuat kemajuan pada seluruh otot utama tubuh Anda. Sekarang biarkan mereka
lebih rileks. Rasakan terus perasaan rileks setiap kali Anda menghembuskan
nafas. Setiap kali menghembuskan nafas, pikirkan tentang otot dan perlahan
katakan, “ rileks dan lepaskan” ..., wajah rileks... bahu rileks... kaki
rileks... tangan rileks... dada rileks... punggung rileks... perut rileks...
pinggul rileks... seluruh tubuh Anda menjadi lebih rileks setiap kali bernafas.
Luangkan
beberapa menit untuk rileks, bila Anda suka. Bila Anda mencemaskan sesuatu,
ingat relaksasi yang baru saja Anda dapatkan. Sebelum merasa cemas, tarik nafas
dalam-dalam. Tahan sebentar, dan ketika menghembuskan nafas, katakan
pelan-pelan, “rileks dan lepaskan “. Dengan berlatih, Anda akan mampu
menggunakan teknik ini untuk rileks
kapanpun Anda mulai merasa stres.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar Anda